Dari Abu Qatadah Al-Anshari r.a. katanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam ditanya orang tentang puasa hari Arafah (9 Zulhijjah). Jawab baginda, “Dapat menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang”. Kemudian Nabi ditanya pula tentang puasa hari Asyura (10 Muharram). Jawab baginda, “Dapat menghapus dosa tahun yang lalu”. (HR Muslim) Imam Syafi`e Rahimahullahu Ta`ala menyebutkan di dalam Kitab Al-Umm dan Al-Imla’, disunatkan berpuasa tiga hari iaitu hari kesembilan (Tasu`a’), kesepuluh (`Asyura’) dan kesebelas bulan Muharram. Tetapi tidak ditegah jika berpuasa hanya pada 10 Muharram sahaja.

from Instagram: http://ift.tt/2dcCbmo
Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s